Makna Denotatif dan Makna konotatif

Dalam suatu wacana, setiap kata pada suatu kalimat tentunya memiliki arti atau makna. Agar dapat mengetahui makna dari sebuah kata, tentunya membutuhkan alat Bantu berupa kamus.
Pada sebuah kata tidak selalu mengacu pada pengertian dasarnya, tetapi juga dapat merujuk pada tautan atau asosiasi dengan hal lain.dalam hal ini tedapat dua macam makna, yaitu makna Denotatif dan makna Konotatif.
Makna Denotatif adalah makna yang mengacu pada makna yang sesungguhnya. Contoh pada sebuah kalimat adalah Arumi adalah wanita cantik. Sedangkan makna konottatif adalah makna yang timbul karena mempunyai nilai rasa. Nilai rasa ini bisa positif seperti indah, lucu, sakral atau menyenangkan, namun bisa juga negatif seperti jelek, hina, kasar dan sebagainya. Contoh pada sebuah kalimat adalah Arumi adalah wanita manis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s